KLJ
kolaborasi antara biru dan kelabu – dua warna satu jiwa
|
Kupu di Ladang Jiwa
Kupu di Ladang Jiwa (KdLJ) adl bentuk kolaborasi antara biru yang disana & kelabu yang disini. Tour de Bukittinggi
Rencana semula adlh meliput pesta, tapi ternyata semua tlah usai. Dua pesta besar usai digelar di Ladang Jiwa. Konon kabarnya pesta yang lebih besar juga akan digelar, tapi hari dan tanggalnya belum pasti. Denger2 sich pesta nikah. Siapa yg mo nikah ya? Selagi masih di Bukittinggi, maka waktu yang ada dipakai jalan2 keliling bukit. Berikut laporan lengkapnya. Begadang di Jam Gadang
Pertama pastilah jam gadang. Dibangun th 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh, merupakan hadiah dari Ratu Belanda.
Biaya yg dikeluarkan mencapai 3.000 Gulden. Jam Gadang menjadi landmark kota Bukittinggi. |
Meninjau Danau Maninjau
Zona berikutnya adalah Danau Maninjau, 36 kilometer dari Bukittinggi. Danau ini merupakan danau vulkanik dg ketinggian 461 meter
Bagi yang suka tantangan dapat jalan kaki menuruni lereng menuju Danau Maninjau atau melintasi hutan lindung ke Objek Wisata Embun. Terhuyung Di Pagaruyung
Istana Paguruyung sdl peninggalan Raja Johan Iskandar (1851) yang mempunyai sembilan orang anak perempuan.
Istana ini juga dikenal dengan nama Istano Basa. Letaknya di Batusangkar Sumatra Barat. |
Ngarai Sianok
Nama yg aneh, ngingatkan pada nama anak eMak yaitu Si Nok.
Nggak tau juga kenapa namanya aneh begitu. Mungkin nDuk bisa jelaskan dilain kesempatan. Saat ini nDuk baru mudik. ZONA AFRIKA
Goa Jepang ada di pusat kota Bukittinggi.
Tempat yang angker karena ada penjara disitu. Ada yg mau coba? |
terima kasih kepada semua nuansa bening ladang jiwa
© 2010 KdLJ





